BUAT ANDA LEBIH BERSEMANGAT JALANI HIDUP

Tuesday, February 23, 2010

The Secret of Oppurtunity

Di suatu pagi yang cerah, seorang pemuda sedang bermalas - malasan tidak jauh dari sebuah pasar yang ramai. Di pasar yang ramai tersebut terdapat banyak penjual dan pembeli tetapi sang pemuda tersebut tidak terganggu oleh keramaian pasar dan hanya bermalas - malas sambil tidur - tiduran.

Datanglah seorang penjual ke pemuda tersebut, dan penjual tersebut berkata kepadanya, "hey pemuda, pagi ini sangat indah dan cerah. Dan orang - orang sedang sibuk bekerja, kenapa anda hanya bermalas - malasan?

Dan pemuda tersebut membuka matanya dan menjawab,"aku menunggu kesempatan itu datang kepadaku."

Penjual tersebut kaget akan jawaban sang pemuda. "Apakah kau tau bagaimana bentuk kesempatan itu??"

Dan pemuda tersebut hanya bisa menggelengkan kepalanya. "Orang - orang berkata bahwa saya hanya perlu menunggu kesempatan itu datang, dan kesempatan itu akan mengubah keberuntunganku," jelas sang pemuda.

"Kamu tidak tau bagaimana bentuknya, jadi buat apa kamu selalu menunggu?? lebih baik kamu membantu saya. Ikutlah denganku. Kamu dapat merubah hidupmu dengan belajar dan mengikuti langkahku." tawaran dari sang penjual.

"Ah, tidak mungkin. Sudah, pergilah. Jangan ganggu aku." marah sang pemuda.

Mendapat tanggapan yang buruk, penjual pun pergi. Dan datanglah seorang lelaki tua yang melihat penjual tersebut pergi. Ia pun mendekat kepada pemuda tersebut.

"Hei pemuda, kenapa kamu berbohong bahwa kamu menunggu kesempatan itu datang? Tidakkah kamu tahu bahwa kesempatan itu datang??

Bangunlah sang pemuda dan berkata tidak.

"Kesempatan itu baru datang kepadamu barusan, tidakkah kamu tahu bahwa penjual yang tadi datang kepadamu adalah seorang penjual yang kaya. Kenapa kamu menolak tawarannya?" tanya orang tua tersebut.

Setelah mendengar perkataan orang tua tersebut, tersadarlah pemuda tersebut akan kesalahan yang ia perbuat. Pemuda tersebut pun mengejar sang penjual, dan memanggil penjual tersebut. Namun sayang, sang penjual terus berjalan dan membiarkan hal tersebut berlalu.

"Hey, percuma kau terus memanggilnya, kesempatanmu telah hilang." jelas orang tua tersebut. Pemuda tersebut pun terlihat sedih dan ingin menangis rasanya. Pemuda tersebut pun terduduk dan memikirkan cara agar kesempatan itu kembali padanya. Karena dia berpikir telah menghabiskan banyak waktu untuk menunggu datangnya kesempatan, tapi setelah kesempatan itu datang, dia pun membiarkan kesempatan itu pergi begitu saja.

Orang tua tersebut pun berpesan kepadanya,"kesempatan itu sebenarnya tidak bisa kita identifikasi dengan jelas dan tidak dapat kita dapat begitu saja. Ketika kamu berpikir bahwa kamu sangat menginginkan hal tersebut dan sangat serius untuk menjalankan nya, kesempatan itu mungkin tidak datang. Namun ketika kamu tidak serius, mungkin kesempatan itu ada di depan ada. Kita tidak akan pernah mengetahuinya."

"Jadi apa yang harus saya lakukan?"

"Saya akan memberikan kamu satu rahasia. Kesempatan itu tidak hanya datang satu kali, mungkin kamu melewatkannya sekarang. Namun kesempatan yang lain akan datang kepadamu.

Baiklah, mulai sekarang aku harus siap ketika kesempatan itu datang. Jadi aku tidak akan hanya menunggu, mulai lah dari sekarang aku akan lakukan yang terbaik. Bekerja keras dan berjuang hingga akhir. Dan ketika kesempatan itu datang dan aku pun telah siap untuk mendapatkan kesempatan tersebut."