BUAT ANDA LEBIH BERSEMANGAT JALANI HIDUP

Sunday, February 28, 2010

Gaji Rp 5.000.000 VS Rp 250.000.000


Menurutmu, berapa gaji ‘standar’ seseorang yang baru lulus kuliah S1 di Indonesia? Biasanya, lulusan S1 dari universitas lokal untuk pekerjaan pertamanya akan mendapatkan gaji berkisar antara Rp.1 juta – Rp.2.5 juta per bulan, sedangkan lulusan S1 dari luar negeri bisa mendapatkan gaji sekitar Rp. 2 juta – Rp. 5 juta per bulan. Tolong diingat, kisaran yang saya sebut di atas tidak baku karena gaji yang ditawarkan biasanya tergantung dari size perusahaan, tingkat kebutuhan perusahaan, tanpa atau dengan kita sadari like dan dislike yang menginterview terhadap yang diinterview juga mempengaruhi, dan masih banyak lagi. Tapi kisaran tadi adalah yang ada pada umumnya.
Dengan semakin tingginya rasa keinginan kebanyakan orang jaman sekarang ini untuk menjadi kaya, saya ngga heran sekarang ini semakin banyak orang yang mau berwiraswasta. Terlebih lagi, istilah keren Entrepreneur (Pengusaha) sudah makin dikenal secara luas oleh masyarakat. Saya sangat mendukung spirit untuk menjadi Entrepreneur, namun yang ingin saya bahas lebih lanjut adalah sektor yang di’tekuni’ oleh 98% tenaga kerja aktif, yaitu Pekerja / Karyawan. Kenapa? Karena tidak ada satu Entrepreneurs pun yang bisa sukses tanpa didukung oleh para karyawannya. Oleh sebab itu, saya berharap pemikiran yang saya tulis ini dapat membongkar pemikiran ‘primitif’ kebanyakan orang sehingga ujung-ujungnya, mampu memberikan pengaruh positif bagi tenaga kerja Indonesia (maupun Entrepreneurs sekalipun) sehingga mampu menjadi lebih baik dan kompetitif.

Anyway, berapa biaya kuliah sampai lulus S1? Kalau universitas dalam negeri berkisar dari belasan juta sampai ratusan juta. Kalau universitas luar negeri berkisar di atas Rp. 1 milyar. Nah, kalau gaji yang diterima ketika pertama kali kerja adalah Rp.1 juta per bulan untuk lulusan lokal dan Rp. 2 juta per bulan untuk lulusan luar neger,...”Kapan balik modalnya?

Sekarang, coba tanya ke dirimu sendiri, “Berapa gaji yang ingin kamu dapatkan 3 tahun lagi? 5 tahun lagi, 10 tahun lagi?” Di buku “Young On Top” yang saya tulis, saya bercerita tentang seseorang yang ketika lulus S2 dari luar negeri mendapatkan gaji hanya sekitar Rp. 2 juta per bulan. Namun saat itu juga dia bermimpi untuk mendapatkan gaji sebesar Rp. 25 juta per bulan (10 x umurnya x Rp.1 juta). Untuk sekadar update, dia berhasil mendapatkan gaji yang dia impikan itu setelah dia bekerja selama kurang lebih 5 tahun! Bayangkan, dia berhasil mendapatkan gaji 12.5 x lipat dalam kurun waktu 5 tahun! Dan, sekarang ini dia sudah mendapatkan gaji yang jauh lebih dari apa yang pernah dia mimpikan saat dia baru lulus kuliah saat itu.

Sebenarnya, apa yang mau saya sampaikan di sini adalah untuk THINK BIG. Dulu ketika masih kecil, saya sering mendengar nasehat atas apa yang pernah disampaikan oleh Presiden RI kita yang ke-1, yang kira-kira berbunyi, “Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit”. Saya setuju banget. Kenapa? Karena...saya berpikir, ”Kenapa tidak?” Coba jawab pertanyaan berikut, “Apakah kalau kamu bermimpi untuk mendapatkan gaji Rp. 250 juta per bulan lantas kamu harus ‘membayar sesuatu’ ke pemerintah, ke orang tuamu, ke temanmu, ke tetanggamu?” Ngga kan!

Jadi dari awal karirmu, jangan hanya berharap untuk mendapatkan gaji yang kamu pikir masuk akal. Di buku Rich Dad Poor Dad karangan Robert Kiyosaki, dia bilang bahwa kebanyakan orang ngga berani untuk bermimpi. Ya itu tadi, mereka hanya berani memimpikan apa yang mereka pikir mereka bisa capai. Padahal, menurut Robert, apa yang seseorang pikir untuk mampu dia raih hanyalah sebuah konteks realitas yang dia miliki saat itu. Dalam bermimpi, ngga usah mikir apa yang kamu mimpikan itu masuk akal atau tidak. Memangnya ketika kamu tidur kamu juga hanya mau memimpikan sesuatu yang masuk akal saja? Ngga kan? Ketika kamu tidur, kamu ngga bisa set apa yang mau kamu mimpikan. Nah, dalam ‘bermimpi’ / menset cita-cita, kamu bisa kontrol apa yang mau kamu mimpikan. Jadi, kenapa hanya menset yang masuk akal menurutmu?

Di dalam melakukan pekerjaanmu sehari-hari pun, cobalah ‘bermimpi’ untuk mampu mendapatkan jauh di atas target yang telah ditentukan oleh atasanmu. Misalnya kamu ditargetkan untuk penjualan sebesar Rp. 100 juta, cobalah untuk ‘bermimpi’ dan menargetkan dirimu sendiri untuk dapat mencapai Rp. 200 juta, misalnya. Apa yang terjadi kalau kamu ternyata gagal dan hanya mampu mencapai 60% dari apa yang kamu impikan? Artinya, kamu berhasil mencapai Rp. 120 juta atau lebih tinggi target yang diberikan. Nah, coba kalau kamu sejak awal hanya ‘bermimpi’ dan menargetkan dirimu untuk pencapaian Rp. 100 juta dan hanya berhasil 75%-nya? Meski prosentasi pencapaiannya lebih tinggi, 75% berbanding 60%, tapi pencapaian Rupiahnya lebih rendah! Menurutmu, atasanmu akan lebih senang dengan pencapaian yang mana by percentage atau by Rupiah value?

Seperti yang saya katakan di atas, pemikiran ini pun diperlukan oleh Entrepreneurs tanpa terkecuali. Dalam mengembangkan usaha, janganlah takut untuk bermimpi!

Yang saya mau tekankan di sini adalah penting untuk kita semua untuk memiliki mimpi yang besar, mimpi yang mungkin saat ini ‘tidak masuk akal’ (menurut konteks realitasmu). Namun, mimpi aja ngga akan cukup. Kamu ngga akan bisa meraih mimpimu tanpa usaha yang maksimal dan konsistensi; terus melakukan yang terbaik di setiap kesempatan, alias Just Perform. Tunggu tulisan saya berikutnya...

Billy Boen
Chief Executive Officer – PT Jakarta International Management
Author & Host Radio Show “Young On Top” on Kis 95.1fm Jakarta

Quotes of the day

Taylor Swift : Famous After Got Totally Rejection


JIKA dirinya tidak pernah merasakan pengalaman pahit diolok-olok teman sekolahnya dulu, Taylor Swift mungkin tidak akan menjadi penyanyi hebat seperti sekarang. Di usia yang baru menginjak 20 tahun, penyanyi country pop ini berhasil menyisihkan sejumlah nama besar di industri musik dalam memperebutkan gelar sebagai musisi dengan album terlaris 2009.

Berdasarkan angka terakhir yang diperoleh lembaga riset Nielsen SoundScan, Swift berhasil mengalahkan juara 'Britain's Got Talent' yang sensasional, Susan Boyle, dalam mencapai penjualan album terbanyak. Album milik Boyle, 'I Dreamed a Dream', terjual sebanyak 3.104.000 kopi hingga akhir tahun kemarin. Sedangkan album 'Fearless' milik Swift lebih unggul dengan penjualan mencapai 3.207.000 kopi.

Selain menjadi penyanyi, gadis kelahiran Wyomissing, Pennsylvania, 13 Desember 1989 ini juga menjadi produser rekaman untuk albumnya. Seakan tidak kehabisan energi, putri dari Scott Swift, seorang pialang saham, dan istrinya Andrea, seorang ibu rumah tangga ini juga menjajal dunia akting dengan debutnya di video musik Brad Paisley berjudul 'Online', serta sebuah film documenter dari MTV berjudul 'MTV's Once Upon a Prom'. Tahun ini, Swift mendapatkan peran sebagai Samantha Kenny di film 'Valentine's Day'.

Bukan anak populer
Ketika duduk di kelas empat sekolah dasar, Swift memenangkan kontes puisi nasional dengan tiga halaman puisi berjudul 'Monster In My Closet'. Saat berusia sepuluh tahun, dia mulai menulis lagu dan bernyanyi di kontes karaoke, festival, dan pekan raya di sekitar kota kelahirannya.

Gadis multitalenta ini juga mulai menunjukkan ketertarikan menulis lirik lagu. Dia mulai belajar memetik gitar dari seorang tukang reparasi komputer yang mengajarinya cara bermain tiga akord, hingga Swift berhasil menulis lagu pertamanya, 'Lucky You'.

Sejak itu, mantan kekasih Joe Jonas dari The Jonas Brothers ini mulai menulis lagu secara teratur dan menggunakannya sebagai pelarian untuk mengatasi kesulitannya bergaul dengan siswa lain di sekolah. Swift memang bukan siswa populer. Ketika itu, anak-anak lain sering memberikan perlakuan buruk padanya sehingga dia memutuskan menuangkan rasa sakit tersebut ke dalam lagu tentang mereka.

Saat berumur 11 tahun, sahabat Selena Gomez itu melakukan perjalanan pertamanya ke Nashville demi mendapatkan kontrak rekaman dengan mendistribusikan demo rekaman berisi lagu-lagu karaoke yang dinyanyikannya. Dia memberikan demo rekaman tersebut kepada setiap perusahaan rekaman di sana, dan mendapatkan penolakan total.

Untungnya, Swift memeroleh peluang emas ketika diminta bernyanyi pada pembukaan sebuah turnamen tenis di kota kelahirannya. Suara indahnya saat menyanyikan lagu kebangsaan menarik perhatian banyak audiens. Gadis yang senang mengikuti kegiatan amal ini lantas mulai menulis banyak lagu dan memainkan gitar di usia 12 tahun. Dia pun mulai rutin berkunjung ke Nashville dan menulis lirik lagu bersama penulis lagu lokal.

Ketika tampil di sebuah kafe bernama The Bluebird Cafe, Scott Borchetta dari Big Machine Records melihat performa Swift yang luar biasa dan memutuskan untuk mengontraknya. Sejak saat itu, penyanyi yang dinobatkan sebagai 'Artist of the Year' oleh Billboard Magazine pada 2009 itu menjadi penulis lagu termuda yang pernah dipekerjakan Sony/ATV Tree publishing house.

Pengaruh terbesar Swift dalam bermusik adalah Shania Twain dan Dixie Chicks. Selain itu, LeAnn Rimes, Tina Turner, Dolly Parton serta sang nenek yang seorang penyanyi opera juga turut memberikan warna dalam musik yang diciptakannya.

Make Your Plan



Having no plan is like sailing the seven seas without a compass, digging a ditch without a shovel, or hunting for pirate's treasure without an 'x' marks the spot.

ada nyamuk berpelukan

Kejadiannya persis di kamar mandi, ketika saya hendak mandi. Niat yang harus saya tunda untuk beberapa saat, karena di saat itulah ada nyamuk terbang tak beraturan. Begitu jelas dengungnya dan begitu acak polanya. Saking acaknya, nyamuk ini bahkan tidak bisa mengontrol gerakannya dan lupa menghitung betapa mudah ia kena tepuk manusia.
Satu saja alasan kenapa nyamuk ini bertindak demikian ceroboh, yakni karena ia tengah berpelukan dengan yang lainnya. Saya tak tahu persis, apakah ini nyamuk sedang kawin atau malah nyamuk sedang berantem. Tapi mau kawin atau berantem, keadaannya akan sama saja; nyamuk ini pasti tengah lupa diri.
Percintaan yang sangat, baik dengan pasangan sendiri maupun tak resmi, akan membuat siapa saja, baik nyamuk maupun manusia akan berada dalam puncak emosinya. Sebuah puncak yang membuat seseorang sadar bahaya dan menganggap remeh pada keselamatan dan martabatnya sendiri. Itulah kenapa ada sepasang remaja yang pacaran di tempat terbuka begitu galaknya sampai malah harus digaruk ke kantor polisi. Itulah kenapa ada oknum pegawai negeri dimutasi gara-gara kena gerebek akibat selingkuh dengan rekan kerja, pada jam kerja pula.
Bercinta dan berantem sama saja pengaruhnya, berisiko membuat manusia menuju lupa. Saya pernah melihat dua perempuan yang dikenal sopan, tapi begitu terlibat perkara, mereka bisa demikian ganas perangainya. Ketika sudah bergumul, saling cakar, saling jambak, saling memiting, wuaa… hanya kelelahan yang bisa meleraikan perkelahian mereka. Saya pernah bertamu salah waktu, tepat ketika teman saya ini sedang cekcok dengan istrinya.
Sang suami mencoba tetap tampil tenang di hadapan tamu, tapi si istri ngomel melulu. Saya yang merasa bersalah karena bertamu di jam yang salah segara pamit. Pamitan yang yang diiyakan dengan ketenangan, tapi saya tahu itu ketenangan yang berbahaya. Karena pagi harinya, si teman ini terpaksa berterus terang, bahwa kepulangan saya hanya menjadi waktu yang ia tunggu untuk menghajar istrinya sedemikian rupa.
Kembali pada soal nyamuk yang terbang selebor itu, hampir saja saya secara refleks mengakhiri riwayatnya. Sebuah naluri yang saya kira wajar, karena setiap menyangkut soal nyamuk kita cuma diajari satu hal saja: menepuknya. Tapi ajaran yang saya terima lebih dari sekadar itu. Nyamuk bagi saya adalah musuh besar yang harus diberantas hingga ke anak turun mereka sebagai perlunasan dendam kesumat saya.
Bagi Anda yang pernah mengalami kejadian seperti saya diharap memberi permakluman seperlunya. Karena saya pernah terkapar di rumah sakit dihajar demam berdarah. Penyakit khas tropis yang hampir membekukan darah saya. Bukan main! Kepala berputar seperti naik roller coaster. Perut mual dan bau makanan saja telah menimbulkan trauma. Di rumah sakit bukan cuma jarum infus yang menyakiti saya tapi juga teman-teman para penjenguk.
Mereka itu entah datang untuk berbelasungkawa atau malah untuk menghina. Saya masing ingat ketika salah satu dari mereka bercanda yang canda itu begitu lucunya, memancing tawa begitu gemuruhnya, tapi sangat membuat saya terhina. Dia katakan bahwa begitu banyak rekan yang membezuk, maka hasil uang bezukan itu pasti akan membuat saya untung karena pasti melebihi biaya sakit saya. Saya amat tersinggung, tapi tak berdaya. Karena setelah saya hitung, benar juga. Uang bezuk itu memang melebihi biaya sakit saya. Jadi sambil terhina, saya berterimakasih juga!
Tapi dendam saya pada nyamuk tidak berkurang karenanya. Di kamar mandi itu saya terpaku lama. Akan saya apakah nyamuk yang tengah berpelukan itu. Kalau dia sedang berantem pun itu urusan dia, berhak apa saya mencampurinya. Tapi kalau dia sedang bercinta? Bagaimana jika sepasang nyamuk ini adalah nyamuk-nyamuk muda yang tengah begitu saling mengasihi. Saling bermimpi tengah membayangkan bersiap memiliki anak-anak nyamuk yang lucu demi menyambung generasi baru mereka. Bagaimana jika nyamuk-nyamuk ini adalah nyamuk yang masih harus bertangung jawab pada anak-anak yang masih kecil dan butuh kasih sayang mereka.
Saya meneruskan mandi saya dan tak mempedulikan nyamuk yang tengah berpelukan itu, entah mereka sedang berantem atau bercinta.


by : Prie GS (Penulis Artikel Tetap www.andriewongso.com)

Saturday, February 27, 2010

I'm Sorry



the Motivator dan seluruh crew mengucapkan mohon maaf karena adanya perbaikan situs dari "www.richmotivator.blogspot.com" menjadi "www.richmotivator.co.cc". Terima Kasih.

Belajar


Anggaplah bahwa Belajar bukan merupakan suatu tuntutan ataupun kewajiban, jadikanlah belajar itu kemauan karena dengan begitu belajar akan menjadi menyenangkan.
Belajar bukan hanya dari buku, tapi belajar bisa dari berbagai macam hal seperti pengalaman diri sendiri, pengalaman orang lain, belajar dari kesalahan, dan belajar dari mana pun yang anda suka. Asalkan itu cara yang benar untuk belajar dan penting untuk anda pelajari.

kotoran dan rongsokan



kotoran dan rongsokan dapatkah diubah menjadi emas??
Berangkat dari kemisknian dapatkah berubah menjadi kelimpahan??
Ya, dan untuk mengubah itu semua dibutuhkan niat,
semangat dan komitmen!!
Dan lihatlah pada seorang Ciputra yang dapat kita jadikan contoh bagaimana mengubah kotoran dan rongsokan itu menjadi emas.

Friday, February 26, 2010

Lihatlah siapa aku




memang saat ini aku bukanlah siapa-siapa, semua orang meremehkanku dan tak mengerti siapa diriku, Tapi suatu saat kan kubuktikan siapa aku sebenarnya. Dengan motivasi, niat dan usaha yang kumiliki, mereka akan menyegani lebih dari yang tak pernah mereka duga.

Makin terjepit, Makin melejitt

Mengapa sampai kini Albert Einstein dianggap sebagai orang yang paling jenius di dunia? Bukankah banyak orang yang memiliki IQ lebih tinggi dari Einstein? Akan saya ceritakan suatu kisah (sebut saja behind the history) yang mungkin bisa menjawabnya.
Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel saya yang berjudul "Mengapa pohon kelapa banyak tumbuh di pantai?". Dari cerita ini kita akan belajar bagaimana mengubah situasi terjepit menjadi melejit dan mengubah "batu sandungan" menjadi "batu loncatan" untuk dapat melejit lebih tinggi.
Seperti yang saya janjikan diakhir artikel yang lalu, bahwa saya akan bercerita tentang tokoh Albert Einstein.
Pada saat Albert Einstein baru menemukan teori relativitas, beliau bekeliling dari satu universitas ke universitas lainnya untuk mempresentasikan rumus relativitas E=mc2 yang ditemukannya. Setiap kali pergi presentasi, beliau selalu didampingi oleh seorang supir yang hanya lulusan setingkat sekolah dasar.
Setiap kali Einstein melakukan presentasi, sang supir ini selalu memperhatikannya walau pun tidak mengerti materi apa yang dipresentasikan. Maka setelah puluhan kali melihat presentasi, sang supir menjadi hafal dengan semua materi yang dipresentasikan walau pun dia tidak mengerti artinya.
Pada suatu saat, Einstein merasa lelah sekali setelah melakukan beberapa kali presentasi sekaligus. Di tengah perjalanan menuju universitas yang terakhir, tubuh ringkihnya tidak sanggup menahan keletihan.
Einstein merasakan bahwa dia dapat saja sewaktu-waktu pingsan kelelahan ditengah-tengah acara presentasi terakhir nanti. Dia mengeluhkan hal ini kepada supirnya. Sang supir yang memahami keadaan majikannya menawarkan suatu bantuan.
Katanya, "Bukankah orang-orang di sana belum mengenal wajah Pak Einstein?" (karena saat itu Einstein belum terkenal seperti sekarang)
"Saya telah hafal semua materi yang Bapak sering presentasikan. Walau pun saya sama sekali tidak mengerti artinya."
"Kalau saya mengaku sebagai Pak Einstein, tidak akan ada orang lain di sana yang mengetahuinya", kata si supir.
"Pak Einstein, bagaimana kalau saya membantu menggantikan Bapak untuk presentasi di universitas terakhir ini?", kata si supir.
"Memangnya kau yakin bisa?", tanya Einstein.
"Saya yakin Pak! Dan hal ini akan lebih baik dari pada kemungkinan Bapak gagal presentasi karena pingsan", jawab sang supir.
"Bagus juga usul mu itu. Saya setuju!", jawab Einstein setelah berpikir sebentar.
Universitas yang terakhir yang akan dikunjungi adalah Syracuse University di New York. Universitas yang terkenal memiliki banyak pakar jenius matematika.
Akhirnya, sesaat sebelum sampai di universitas tersebut mereka bertukar posisi. Einstein menyamar menjadi supir dan sang supir menyamar menjadi Einstein.
Sesampainya di universitas, sang supir yang dikira Einstein disambut dengan tepuk tangan meriah dan duduk di kursi VIP. Sementara Einstein asli yang dikira supir duduk di bagian belakang penonton sambil beristirahat.
Tiba saatnya presentasi, sang supir naik ke panggung dengan percaya diri dan mulai mempresentasikan teori relativitas. Einstein beristirahat sambil mengamati dengan tegang dari kursi belakang. "Benarkah supir saya telah hafal dengan semua rumus yang biasa saya presentasikan?", tanyanya dalam hati.
Sang supir menulis di papan tulis persis seperti Einstein menulis dan berbicara dengan gaya mirip Einstein. Rupanya sang supir telah hafal dengan materi yang biasa Einstein presentasikan di universitas-universitas sebelumnya. Hal ini karena sudah puluhan kali sang supir mengamatinya walau pun tidak mengerti artinya. Einstein pun mengangguk-angguk dan merasa kagum pada sang supir.
Selesai presentasi, tepuk tangan membahana dari para penonton. Dan sang supir pun turun dari panggung dengan hati merasa lega.
Sesaat kemudian moderator berkata, "Maaf, Pak Einstein. Silahkan naik lagi ke atas panggung."
"Ada yang mau bertanya?", teriaknya kepada para penonton.
Sang supir terkejut, karena biasanya setelah Einstein selesai melakukan presentasi langsung turun dari panggung disertai ditepuk-tangan dan acara presentasi pun selesai. Sambil merasa was-was dia berdoa dalam hati, "Mudah-mudahan tidak ada penonton yang bertanya karena sudah jelas dengan apa yang dipresentasikan".
Tiba-tiba seorang pria berdiri dan berkata, "Saya tidak mau bertanya."
"Saya selamat....", kata supir dalam hati.
"Saya hanya ingin menyanggah! Rumus matematika yang dipresentasikan tadi salah!", seru pria tersebut.
"Celaka...!", kata supir dalam hati.
"Saya mana mengerti tentang rumus matematika?", jeritnya dalam hati.
"Silahkan dijelaskan, Pak Einstein", kata moderator.
Dalam keadaan terjepit sang supir berpikir mencari satu jalan keluar. Akhirnya dia berbicara kembali.
"Siapakah Bapak?", tanya sang supir.
"Saya Profesor George, Pakar Matematika di universitas ini", jawabnya.
"Celaka tiga belas!", jerit sang supir dalam hati.
Tadinya dia berpikir, jika yang bertanya adalah mahasiswa maka sang supir akan menjawab, "Silahkan bertanya saja pada dosen matematika anda".
Dan jika yang bertanya ternyata adalah dosen, maka dia akan menjawab "Silahkan bertanya saja pada Profesor Matematika anda".
Tapi ternyata yang bertanya adalah Profesornya. Akan bertanya kepada siapa?
Keadaan sang supir makin terjepit. Tetapi sang supir tidak kekurangan akal. Dia selalu mencari satu jalan keluar.
"Pak George adalah Profesor Matematika di universitas yang terkenal dengan para pakar matematikanya ini..?!", serunya dengan mimik wajah terheran-heran.
"Hemmm...."
"Sunggung memalukan!"
"Masak... rumus matematika sederhana seperti ini saja tidak paham?"
"Lha..! Supir saya saja paham kok!"
"Maju, Pir! Terangin nih pada profesor...", katanya sambil melambaikan tangan kepada Einstein yang sedang duduk istirahat di kursi belakang.
Majulah Einstein yang dikira supir menuju ke panggung dan menerangkan rumus tersebut dengan sejelas-jelasnya.
Semakin terkagumg-kagumlah para penonton terhadap Einstein. Ternyata, supirnya saja bisa diajari oleh Einstein menjadi lebih pintar dari pada profesor. Apalagi sang Einsteinnya?
Itulah sebabnya mengapa Einstein sampai saat ini dianggap orang yang paling jenius di dunia.

Butterfly Circus

klik me!!

No arms, No legs, No worries

klik me

Together We Can

The important thing in the world

Still have a dream

If you lose hope, somehow you lose the vitality that keeps life moving, you lose that courage to be, that quality that helps you go on in spite of it all. And so today I still have a dream.

Thursday, February 25, 2010

Puisi tuk Papa


saat ku dikandung badan,
begitu bahagia dirimu.
saat ku terlahir,
begitu bersemangat dirimu
melihat mungilnya aku.

semangat berkobar tiada henti,
mencari nafkah tuk keluargamu.
siang dan malam takkan kenal lelah,
tuk hidupi anak - anak mu.

tiba saat tuk melepas aku,
pergi jauh ke kota sana.
kau antarkan aku,
dengan harapan sukses selalu.

kini dirimu terlihat tua renta,
tak berdaya tak bisa apa-apa.
terbaring berjuang tuk kembali
namun apa daya
kehendak-Nya berbeda.

Papa, begitu banyak pengorbanan mu,
kan ku jaga selalu nasihat mu,
agar aku sukses selalu,
menjaga dan bahagiakan keluarga kita selalu.

goresan kata ini,
takkan bisa membalas budimu.
terima kasih Papa,
untuk segalanya.

We always love U, Dad

belajar dari kegagalan

Kegagalan bukan akhir dari segalanya. Kegagalan merupakan cobaan agar kita lebih kuat karena masih ada tantangan yang jauh lebih berat dari sekarang. Dan belajar dari kegagalan merupakan suatu langkah awal mencapai kesuksesan.
Seorang Thomas Alfa Edison bisa sukses karena banyak kegagalan yang dialami sebelum menemukan sebuah bola lampu yang kita gunakan sekarang. Dia terus belajar dari kegagalan itu, setiap 1 kegagalan yang kita alami berarti kita belajar 1 hal untuk mencapai kesuksesan.
So, jangan pernah takut ketika engkau gagal dan teruslah berusaha karena jalanmu masih panjang.
SEMANGAT!!

Anda dapat mengubah dunia

Banyak orang yang merasakan bahwa situasi disekelilingnya tidak nyaman, tidak sesuai dengan keinginannya, dan perlu diubah menjadi lebih baik. Mereka berharap dan bahkan kerap kali memaksa orang-orang lain disekitarnya untuk berubah sesuai keinginannya.
Banyak orang yang tidak sadar bahwa kunci untuk mengubah situasi itu ada pada dirinya sendiri, bukan pada orang lain. Saya teringat pada sebuah cerita yang pernah dua kali saya dengar sejak beberapa tahun yang lalu. Saya akan coba ceritakan kembali dalam tulisan saya agar dapat memberi inspirasi dan motivasi pada para pembaca artikel ini.
Seorang wanita yang telah lanjut usia tinggal di rumah seorang anak lelakinya. Sejak wanita ini tinggal di rumah tersebut sang menantu wanita merasa tidak nyaman. Dia merasa sangat terganggu dengan kehadiran sang ibu mertua. Seringkali terjadi pertengkaran hebat antara dirinya dengan sang ibu mertua. Sang ibu mertua merasa dirinya benar dan harus dihormati sebagai orang tua yang sudah memiliki banyak pengalaman. Sedangkan sang menantu merasa bahwa ibu mertuanya masih berpikir kolot (jadul) tidak sesuai lagi dengan perkembangan jaman sekarang.
“Mertua saya cerewet, suka ikut campur urusan rumah tangga anak-anaknya, biang protes, judes, dan juga sok ngatur, termasuk dalam hal mendidik anak-anak saya”, kata sang menantu.
“Sejak dia tinggal di sini, saya merasakan situasi rumah tangga saya menjadi seperti di neraka!”, tambahnya lagi. Memang, sempat terjadi juga beberapa pertengkaran besar dengan suaminya yang membela ibunya saat sang istri ingin agar sang mertua segera dipindahkan ke panti jompo.
Akhirnya dengan merasa begitu putus asa dan sangat membenci sang ibu mertua, sang menantu pergi menemui seorang sinshe (ahli pengobatan tradisional Cina) bernama Ling yang juga adalah sahabat karibnya. Dia berkeluhkesah kepada sahabatnya itu mengenai berbagai masalah yang dideritanya setelah sang ibu mertua tinggal di rumahnya.
“Sebagai sesama wanita, kamu pasti mengerti kan bagaimana perasaan sakit hatiku pada ibu mertuaku itu, Ling?”, katanya sebagai penutup ceritanya.
“Coba saja kalau ibu mertuaku itu cepat mati, rumah tanggaku akan kembali tentram dan bahagia kembali”, celetuknya.
“Kamu mau kalau ibu mertuamu cepat mati?”, tanya Ling.
“Sebagai sahabat saya bisa membantu. Saya akan membuat racun ampuh yang tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, dan akan membunuh secara perlahan tanpa jejak”, kata Ling.
“Oh, ya?”, terlintas pikiran jahat sang menantu.
“Tolong buatkan untuk ibu mertuaku ya, Ling! Kamu memang sahabat sejatiku!”, kata sang menantu sambil tertawa karena merasa mendapatkan solusi masalahnya.
“Tetapi ada syaratnya!”, kata Ling tegas.
“Sejak saat ini, kamu harus selalu berpura-pura baik kepada ibu mertuamu. Jangan sampai sekali pun bertengkar dengannya. Turuti saja apa pun keinginannya. Toh, hanya sementara dia hidup. Jangan membantah sekali pun dan kamu tersenyum saja setiap kali dia cerewet. Cuma sementara saja kok…”, pesan Ling.
“Hal ini dilakukan supaya tidak ada seorang pun yang akan curiga bahwa kamu yang telah meracuninya begitu dia mati. Kamu bersedia?”, tanya Ling.
“Baiklah. Apa pun akan saya lakukan, asalkan dia lenyap dari rumahku”, jawab sang menantu dengan cepat.
Sejak saat itu, sang menantu terlihat selalu bersikap sangat baik kepada sang ibu mertua. Setiap hari dia selalu memasakkan makanan kesukaan sang ibu mertua. Tentunya dengan tak lupa menyertakan campuran racun buatan sahabatnya ke dalam masakan tersebut.
Tidak pernah lagi terdengar pertengkaran di rumah itu karena sikap sang menantu terlihat berubah menjadi sangat baik. Dia tidak pernah membantah. Dia selalu memperhatikan keperluan sang ibu mertua dan selalu tersenyum menanggapi protes apa pun yang dilontarkan sang ibu mertua.
“Hanya sementara saja! Saya harus bisa menahan perasaan sakit hati saya supaya rencana berhasil”, kata sang menantu dalam hati setiap kali merasa sakit hati.
Setelah berminggu-minggu kemudian…
Melihat menantunya berubah menjadi sangat baik kepadanya, sang ibu mertua merasa malu sendiri dalam hati. Akhirnya ia berusaha keras untuk berubah menjadi mertua yang sangat baik bagi menantunya. Ia tidak pernah lagi ikut campur urusan rumah tangga menantunya, tidak lagi cerewet, dan tidak pernah lagi berkata-kata pedas. Kata-katanya berubah menjadi lembut dan selalu tersenyum kepada menantunya. Kepada tiap orang yang ditemuinya dia selalu bercerita dengan bangga bahwa menantunya adalah menantu teladan yang diidam-idamkan oleh semua mertua di dunia.
Hubungan sang menantu dan sang ibu mertua menjadi sangat harmonis Suasana di keluarga tersebut terlihat sangat berbahagia dengan kehadiran sang ibu mertua. Mereka sering berbincang, bercanda dan tertawa bersama. Hingga suatu saat sang ibu mertua mengeluh pusing-pusing karena masuk angin.
Sesaat sang menantu tersadar, “Bagaimana kalau sekarang tiba-tiba sang ibu mertua meninggal karena racun yang dahulu pernah dimakannya tiba-tiba bereaksi?”
Seketika wajah sang menantu menjadi pucat pasi. Dia tergopoh-gopoh pergi ke rumah sinshe Ling sahabatnya.
“Ling..! Ling…!”, teriaknya sambil menggedor-gedor pintu pintu rumah sahabatnya.
“Tolong! Cepat buatkan penawar racunnya! Jangan sampai terlambat…”, pintanya dengan memelas dan berurai air mata.
“Apanya yang terlambat?”, tanya Ling setelah membukakan pintu.
“Ibu mertua saya…. racunnya bereaksi”, jawabnya dengan lemas.
“Bukannya kamu mau ibu mertuamu cepat mati?”, tanya Ling.
“Ya…Itu waktu dahulu! Sekarang saya mau dia selalu sehat dan saya tidak mau dia sampai meninggalkan kami! Saya akan merasa sangat kehilangan seorang ibu yang baik, Ling!”, jawabnya dengan malu-malu.
“Oh…begitu…”, gumam Ling sambil tersenyum.
“Tenang saja. Racun yang kuberikan itu vitamin dan obat penguat stamina kok! Mertuamu tidak akan meninggal karena racun itu. Nanti saya buatkan lagi supaya stamina mertuamu cepat pulih kembali”, kata Ling.
Sang menantu seketika termenung, “Pantas saja, dahulu setiap kali saya berikan racun itu dia semakin bertambah sehat dan kuat dari hari ke hari. Saya pikir itu adalah reaksi sementara racun tersebut sebelum mematikan.”
Lalu dia tertawa sendiri.
“Terima kasih ya, Ling! Kamu memang sahabat terbaik”, katanya sambil memeluk sahabatnya itu.
Dari cerita tersebut dapat terlihat kebenaran pepatah yang sering saya dengar,”Kalau anda ingin mengubah dunia, ubahlah diri anda sendiri!”. Dengan mengubah diri sendiri menjadi lebih baik, kita dapat mengubah orang di sekitar kita menjadi lebih baik. Dan jika tiap orang di sekitar kita berubah menjadi lebih baik maka akan mengubah lebih banyak orang lagi disekitarnya menjadi lebih baik. Pada akhirnya, efek berantai ini akan mengubah situasi dunia menjadi lebih baik lagi dan menyenangkan.
Bravo! Semua ini dimulai dari diri anda… dan lingkungan sekitar anda.. yang dapat mengubah situasi dunia ini menjadi lebih baik lagi dan menyenangkan!

today quotes

no more loser, be a winner!!

Sambut hari dengan motivasi

Quotez

By three methods we may learn wisdom:
first, by reflection, which is noblest;
second, by imitation, which is easiest; and
third, by experience, which is the most bitter

Wednesday, February 24, 2010

Hope



Most of the important things in the world have been accomplished by people who have kept on trying when there seemed to be no hope at all.

If you lose hope, somehow you lose the vitality that keeps life moving, you lose that courage to be, that quality that helps you go on in spite of it all. And so today I still have a dream.

Puisi tuk Mama


besar pengorbanan yg Engkau berikan
tak satu'pun langkah'mu yg tak berarti di hidupku
kau keluarkan semua tenaga'mu untuk melahirkan'ku
meski semua yg terbaik telah ku berikan pada'mu
itu semua tak akan bisa menggantikan semua

secoret kata ini, kutuliskan
betapa besar pengorbanan'mu untuk anak'mu
kini aku bisa memahami,
betapa berartinya diri'mu di dunia'ku

tak mampu aku membalas semua pengorbanan'mu
hanya menghormati dan memberi yg terbaik untuk'mu
meski tak besar,aku terus berusaha untuk bisa membuat diri'mu tersenyum melihat anak'mu

MAMA terimakasih, kasih dan pengorbanan'mu akan terus aku ingat.

Ctrl + Alt + Delete

Berikut ini adalah saran berguna untuk melakukan perubahan dan lompatan besar dalam hidup: (Ctrl, Alt, Del adalah tombol jalan pintas di komputer untuk melakukan ‘reset’), begitu juga Anda bisa mulai me-reset kembali hidup Anda:

CONTROL: Anda-lah yang harus menetapkan tujuan dan harapan hidup Anda, bukan orang lain yang menentukannya untuk Anda. Tidak setiap orang ingin menjadi tuan bagi dirinya sendiri. Apakah Anda jenis orang yang mempunyai tekad untuk membuat hidup Anda persis seperti yang Anda inginkan? Jika ya.. mulailah dengan langkah yang tepat: Tuliskan dan tentukan 10 hal terpenting yang ingin Anda capai dan ingin Anda

ALT: Anda berkemauan mengambil resiko apapun untuk perubahan yang terjadi di lingkungan Anda, meskipun itu berarti akan ada perubahan sementara dalam standar kehidupan Anda. Apakah Anda mampu bertahan dan siap untuk menjalani semua perubahan yang terjadi untuk mencapai Impian baru Anda? Bagaimana dengan keluarga Anda? Anda harus siap untuk melakukannya.

DELETE: Anda siap meninggalkan masa lalu. Bagi kebanyakan orang, tempat kerja mereka saat ini adalah komunitas yang paling aman dan paling bisa diandalkan. Ketika Anda meninggalkan sarang itu, Anda tidak bisa lagi kembali ke sana. Apakah Anda siap membangun sarang baru dengan komunitas baru? Mulai tinggalkan semua rutinitas masa lalu Anda yang tidak Anda sukai dan yang pasti tidak akan membawa Anda mencapai semua impian Anda yang baru; mulailah dengan tindakan baru.

Jika kita sanggup melakukan 3 saran di atas, maka saya yakin hidup kita pasti berubah. Tentu, kita juga harus mulai berani menentukan tujuan hidup kita sendiri, siap untuk menghadapi dan mengambil segala risiko yang muncul dan bisa menghapus bayangan kegagalan masa lalu kita. Mulailah membuka lembaran baru, jalani dengan penuh optimisme dan semangat baru, maka semua impian pasti menjadi kenyataan.

Morning Quotes




keep smile ^^

Tuesday, February 23, 2010

Night Qutes

Bermimpilah karena dengan bermimpi anda lebih termotivasi untuk mencapai mimpi anda.

PROMO!! BURUAN SEBELUM KEHABISAN!!!





Contact : Richi 08127677775

Registrasi Rp 200.000*
Biaya Rp 130.000/bulan

*kalau ikut promo, gratis biaya registrasi..

The Secret of Oppurtunity

Di suatu pagi yang cerah, seorang pemuda sedang bermalas - malasan tidak jauh dari sebuah pasar yang ramai. Di pasar yang ramai tersebut terdapat banyak penjual dan pembeli tetapi sang pemuda tersebut tidak terganggu oleh keramaian pasar dan hanya bermalas - malas sambil tidur - tiduran.

Datanglah seorang penjual ke pemuda tersebut, dan penjual tersebut berkata kepadanya, "hey pemuda, pagi ini sangat indah dan cerah. Dan orang - orang sedang sibuk bekerja, kenapa anda hanya bermalas - malasan?

Dan pemuda tersebut membuka matanya dan menjawab,"aku menunggu kesempatan itu datang kepadaku."

Penjual tersebut kaget akan jawaban sang pemuda. "Apakah kau tau bagaimana bentuk kesempatan itu??"

Dan pemuda tersebut hanya bisa menggelengkan kepalanya. "Orang - orang berkata bahwa saya hanya perlu menunggu kesempatan itu datang, dan kesempatan itu akan mengubah keberuntunganku," jelas sang pemuda.

"Kamu tidak tau bagaimana bentuknya, jadi buat apa kamu selalu menunggu?? lebih baik kamu membantu saya. Ikutlah denganku. Kamu dapat merubah hidupmu dengan belajar dan mengikuti langkahku." tawaran dari sang penjual.

"Ah, tidak mungkin. Sudah, pergilah. Jangan ganggu aku." marah sang pemuda.

Mendapat tanggapan yang buruk, penjual pun pergi. Dan datanglah seorang lelaki tua yang melihat penjual tersebut pergi. Ia pun mendekat kepada pemuda tersebut.

"Hei pemuda, kenapa kamu berbohong bahwa kamu menunggu kesempatan itu datang? Tidakkah kamu tahu bahwa kesempatan itu datang??

Bangunlah sang pemuda dan berkata tidak.

"Kesempatan itu baru datang kepadamu barusan, tidakkah kamu tahu bahwa penjual yang tadi datang kepadamu adalah seorang penjual yang kaya. Kenapa kamu menolak tawarannya?" tanya orang tua tersebut.

Setelah mendengar perkataan orang tua tersebut, tersadarlah pemuda tersebut akan kesalahan yang ia perbuat. Pemuda tersebut pun mengejar sang penjual, dan memanggil penjual tersebut. Namun sayang, sang penjual terus berjalan dan membiarkan hal tersebut berlalu.

"Hey, percuma kau terus memanggilnya, kesempatanmu telah hilang." jelas orang tua tersebut. Pemuda tersebut pun terlihat sedih dan ingin menangis rasanya. Pemuda tersebut pun terduduk dan memikirkan cara agar kesempatan itu kembali padanya. Karena dia berpikir telah menghabiskan banyak waktu untuk menunggu datangnya kesempatan, tapi setelah kesempatan itu datang, dia pun membiarkan kesempatan itu pergi begitu saja.

Orang tua tersebut pun berpesan kepadanya,"kesempatan itu sebenarnya tidak bisa kita identifikasi dengan jelas dan tidak dapat kita dapat begitu saja. Ketika kamu berpikir bahwa kamu sangat menginginkan hal tersebut dan sangat serius untuk menjalankan nya, kesempatan itu mungkin tidak datang. Namun ketika kamu tidak serius, mungkin kesempatan itu ada di depan ada. Kita tidak akan pernah mengetahuinya."

"Jadi apa yang harus saya lakukan?"

"Saya akan memberikan kamu satu rahasia. Kesempatan itu tidak hanya datang satu kali, mungkin kamu melewatkannya sekarang. Namun kesempatan yang lain akan datang kepadamu.

Baiklah, mulai sekarang aku harus siap ketika kesempatan itu datang. Jadi aku tidak akan hanya menunggu, mulai lah dari sekarang aku akan lakukan yang terbaik. Bekerja keras dan berjuang hingga akhir. Dan ketika kesempatan itu datang dan aku pun telah siap untuk mendapatkan kesempatan tersebut."

Quotes , Quotes, and Quotes

if BETTER is possible, GOOD is not enough

Quotes of the day

be better not behind, if you are not better be different.

Monday, February 22, 2010

2nd Quotes of the day

"You must also know that there isn't a right moment to start looking for and finding opportunity. So, don't wait. Start right now, get up and do your best. Work hard and fight till end, then opportunity will come just in time when you are ready to get and do it."

bekicot ohhh bekicott

Escargot, masakan Perancis yang mahal dan terkenal itu terbuat dari daging bekicot. Bekicot adalah siput besar berwarna coklat tua yang menjijikkan bagi sebagian orang. Bekicot dianggap hama oleh para petani. Dan bekicot adalah mainan saya saat saya masih kecil, saat berusia sekitar 5 tahun!
Saya teringat kembali semasa saya masih kecil. Tiap pagi hari, di kebun rumah nenek saya sering menemukan banyak bekicot yang merayap perlahan di tembok pembatas kebun. Mereka seperti berlomba-lomba merayap mendaki tembok tersebut.
Dengan isengnya, saya bermain-main dengan ujung jari telunjuk saya menyentuh tentakel mereka yang berbentuk seperti sepasang antena. Setiap kali tentakelnya tersentuh, bekicot akan langsung terkejut. Seketika bekicot akan menyurutkan sepasang tentakel beserta tubuhnya yang lunak berlendir masuk ke dalam cangkangnya, bersembunyi sampai situasi dianggapnya aman kembali.
Tetapi setelah beberapa saat, mereka pasti akan mengeluarkan tubuhnya kembali beserta tentakelnya. Lalu merayap kembali melanjutkan perjalanannya mendaki tembok. Dan pada saat itulah saya kembali menyentuh tentakel mereka satu persatu sambil berteriak kegirangan. Begitulah saya mempermainkan bekicot-bekicot itu secara terus menerus.
Karena merasa bosan, terkadang saya menjatuhkan mereka satu persatu dari tembok dan mencampakannya ke permukaan tanah yang masih lunak karena embun pagi. Tetapi setiap kali mereka terjatuh, mereka akan selalu berusaha merayap kembali mendaki dinding tembok yang sama. Sampai akhirnya saya merasa bosan dan meninggalkan mereka untuk bermain ke tempat yang lain.
Beberapa jam kemudian saya kembali menemui para bekicot yang saya tinggalkan tersebut. Ternyata mereka dengan perlahan telah berhasil mendaki tembok yang begitu tinggi. Begitu tingginya sampai tangan saya tidak dapat menjangkau mereka lagi. Sehingga terbebaslah mereka dari kejahilan saya.
Merenungkan pengalaman saya semasa kecil, saya mendapatkan suatu pelajaran yang sangat berharga. Inilah bagian dari pembelajaran kehidupan atau sekolah kehidupan atau universitas kehidupan (university of life). Pelajaran berharga yang saya ajarkan di Sekolah Bisnis Gratis USB. USB adalah Sekolah Gratis yang saya dirikan untuk membantu para generasi muda agar memiliki kehidupan sukses sesuai dengan pilihan lifestyle mereka sendiri.
Belajar dari pengalaman saya di masa kecil.
Manusia dalam kehidupannya mirip dengan para bekicot yang saya ceritakan tadi. Mereka berlomba-lomba mendaki ”tembok kesuksesan” dalam hidupnya. Tetapi di tengah perjalanan mencapai kesuksesan, nasib sering mempermainkan mereka. Seperti ujung jari telunjuk anak kecil yang membuatnya takut atau merasakan sakit.
Bahkan nasib juga terkadang mencampakkan kita ke tempat yang ”paling bawah”, situasi yang paling tidak diinginkan terjadi. Seperti bekicot yang terkejut tiba-tiba dicampakkan dari atas tembok ke tanah oleh seorang anak kecil. Merasakan sakit dan tidak berdaya. Sepertinya perjuangan selama ini untuk mencapai kesuksesan seketika menjadi sia-sia.
Tetapi… BERGURULAH pada BEKICOT. Bekicot hanya berlindung di cangkangnya, berdiam diri sebentar mengevaluasi situasi yang terjadi setiap kali mendapatkan rintangan atau kegagalan. Dan selalu kembali berusaha melanjutkan perjalanan setelah situasi dianggap aman.
Sekali pun pada suatu saat anda terjatuh ke dasar jurang kegagalan hidup yang paling kelam, karena dipermainkan oleh nasib. Tetaplah beranjak kembali merayap, mendaki tembok kesuksesan anda.
Pada suatu saat, nasib akan bosan mempermainkan anda. Pada suatu saat anda akan berhasil mencapai suatu puncak kesuksesan! Akan ada saat-saat di mana nasib tidak akan mampu mempermainkan anda lagi.
Tembok kesuksesan itu tetap ada, dari dulu sampai sekarang, bahkan sampai masa mendatang. Tuhan telah mendirikan tembok kesuksesan untuk dapat anda daki. Tembok kesuksesan yang tetap menanti untuk di daki oleh siapa saja insan ciptanan Nya yang tidak pernah mau menyerah pada nasib!
Inilah Faktor X ke empat dari fondasi kesuksesan, yaitu X-tra Coba 1 Kali Saja tiap kali mengalami kegagalan.

1st Quote at my blog

"Percobaan pertama adalah langkah awal untuk mencapai kesuksesan"